Review Drama: Crash Landing on You (2019)

Review Drama: Crash Landing on You (2019)

Review Drama: Crash Landing on You Pada penghujung tahun 2019 hingga awal 2020, dunia drama Korea diguncang oleh sebuah serial yang tidak hanya memecahkan rekor rating, tetapi juga menjadi fenomena budaya global yang melintasi batas-batas negara. Crash Landing on You (sering disingkat CLOY), yang ditayangkan oleh tvN dan didistribusikan secara global melalui Netflix, hadir dengan premis yang di atas kertas terdengar sangat tidak masuk akal, bahkan berisiko secara politis. Bagaimana mungkin kisah cinta antara pewaris konglomerat Korea Selatan dan perwira militer Korea Utara bisa berhasil tanpa memicu kontroversi atau terasa konyol?

Namun, penulis naskah legendaris Park Ji-eun—yang juga menulis My Love from the Star—dan sutradara Lee Jeong-hyo berhasil menyulap premis mustahil tersebut menjadi salah satu kisah romansa paling epik dalam dekade ini. Cerita dimulai ketika Yoon Se-ri (Son Ye-jin), seorang CEO sukses dan pewaris chaebol di Seoul, mengalami kecelakaan paralayang akibat badai tornado. Ia terbawa angin melewati Zona Demiliterisasi (DMZ) dan mendarat darurat di wilayah Korea Utara. Di sanalah ia bertemu dengan Kapten Ri Jeong-hyeok (Hyun Bin), seorang perwira elit yang bukannya melaporkannya, malah memutuskan untuk menyembunyikan dan melindunginya. Apa yang terjadi selanjutnya adalah perpaduan sempurna antara ketegangan politik, komedi fish-out-of-water, dan romansa yang menguras air mata.

Chemistry Legendaris Pasangan BinJin

Faktor utama yang membuat Crash Landing on You begitu dicintai—dan sulit dilupakan—adalah chemistry luar biasa antara dua pemeran utamanya, Hyun Bin dan Son Ye-jin. Keduanya adalah aktor veteran dengan kemampuan akting kelas atas, dan interaksi mereka di layar terasa begitu alami, magnetis, dan penuh emosi. Penonton tidak hanya melihat karakter fiksi yang jatuh cinta; mereka melihat koneksi tulus yang melampaui naskah (yang kemudian terbukti di dunia nyata dengan pernikahan mereka). Dinamika hubungan mereka dibangun dengan sangat rapi: Kapten Ri sebagai sosok pelindung yang stoik, pendiam, namun penuh perhatian lewat tindakan (acts of service), dan Yoon Se-ri sebagai wanita mandiri yang cerdas, cerewet, namun rapuh.

Taruhan emosional dalam drama ini sangat tinggi. Berbeda dengan drama romantis biasa di mana konflik utamanya mungkin hanya kesalahpahaman atau orang tua yang tidak setuju, konflik di CLOY adalah garis lintang 38 derajat—perbatasan militer paling dijaga ketat di dunia. Setiap momen kebersamaan mereka dibayangi oleh kenyataan pahit bahwa perpisahan adalah hal yang tak terelakkan, dan pertemuan kembali hampir mustahil terjadi. Ketidakpastian inilah yang membuat setiap adegan manis terasa berharga dan setiap perpisahan terasa menyayat hati. Adegan perpisahan di garis perbatasan kuning DMZ menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah K-drama, di mana cinta mengalahkan ketakutan akan peluru.

Humanisasi Kehidupan di Utara dan Pasukan Bebek Review Drama: Crash Landing on You

Salah satu pencapaian terbesar drama ini adalah keberaniannya dalam menggambarkan kehidupan sehari-hari di Korea Utara. Meskipun tetap merupakan karya fiksi, tim produksi melakukan riset mendalam dengan berkonsultasi pada pembelot Korea Utara untuk menciptakan latar desa militer yang detail. Penonton diajak melihat sisi lain dari “musuh” yang jarang ditampilkan media: pasar gelap (jangmadang), ibu-ibu desa yang gemar bergosip namun setia kawan, dan keterbatasan listrik atau teknologi yang justru mendekatkan interaksi antarmanusia. Penggambaran ini memberikan tekstur dan kehangatan pada cerita, mengubah latar yang menakutkan menjadi komunitas yang hidup. (bola voli)

Jiwa dari elemen komedi drama ini terletak pada “Kompi 5”, bawahan setia Kapten Ri yang sering disebut penggemar sebagai “Pasukan Bebek”. Karakter Pyo Chi-su yang sok tahu, Park Kwang-beom yang tampan, Kim Ju-meok yang pencinta drama Korea, dan Geum Eun-dong yang polos, bukan sekadar pelengkap. Mereka adalah jantung komedi yang memberikan keseimbangan pada melodrama yang berat. Interaksi Yoon Se-ri dengan para prajurit ini—dari benturan budaya hingga terbentuknya ikatan keluarga yang tulus—sangat menghibur dan mengharukan. Momen ketika mereka akhirnya menyusul ke Seoul dan mengalami gegar budaya menghadapi kapitalisme Korea Selatan adalah salah satu arc cerita yang paling memuaskan dan lucu.

Narasi Ganda dan Second Lead Syndrome

Selain fokus pada pasangan utama, Crash Landing on You juga menyajikan kisah cinta kedua (second lead couple) yang tak kalah menarik dan tragis. Gu Seung-joon (Kim Jung-hyun), seorang penipu ulung yang melarikan diri ke Utara, dan Seo Dan (Seo Ji-hye), tunangan Kapten Ri yang dingin namun elegan, memiliki dinamika yang sangat berbeda. Kisah mereka berkembang dari kepentingan transaksional menjadi cinta yang saling menyelamatkan. Karakter Seo Dan, khususnya, adalah dekonstruksi menarik dari tipikal “tunangan jahat”; ia adalah wanita yang memiliki harga diri tinggi dan hanya ingin dicintai dengan tulus.

Nasib akhir pasangan kedua ini memberikan bobot realisme yang kejam pada drama yang sebenarnya penuh fantasi. Jika kisah Se-ri dan Jeong-hyeok adalah tentang keajaiban yang melawan takdir, kisah Seung-joon dan Seo Dan adalah pengingat bahwa di zona konflik, tidak semua orang mendapatkan akhir bahagia selamanya. Keputusan penulis naskah untuk memberikan konklusi yang berbeda bagi kedua pasangan ini menciptakan keseimbangan emosional, memastikan bahwa penonton tidak hanya tersenyum bahagia di akhir cerita, tetapi juga membawa sedikit rasa sakit yang membekas, yang justru membuat drama ini semakin memorable.

Kesimpulan Review Drama: Crash Landing on You

Secara keseluruhan, Crash Landing on You adalah definisi sempurna dari sebuah blockbuster drama. Ia memiliki segalanya: bintang papan atas, naskah yang cerdas, visual pemandangan Swiss dan Mongolia yang memukau, serta soundtrack (OST) yang megah. Drama ini berhasil menjadi jembatan budaya, mengajak penonton global untuk melupakan sejenak ketegangan geopolitik dan percaya pada kekuatan cinta yang universal.

Meskipun premisnya mungkin menuntut penonton untuk menangguhkan logika di beberapa bagian, eksekusi yang tulus dan penuh hati membuatnya mudah dimaafkan. Crash Landing on You bukan hanya tontonan hiburan; ia adalah pelarian yang hangat dan penuh harapan. Bagi siapa saja yang belum menontonnya, bersiaplah untuk tertawa, menangis, dan jatuh cinta pada pasukan tentara Korea Utara yang paling tidak kompeten namun paling dicintai di dunia pertelevisian. Ini adalah klasik instan yang menetapkan standar sangat tinggi bagi drama romantis di masa depan.

review film lainnya ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *